Lazy loaded image
Manajemen
Day 3 - 4 — Control Flow
Words 2191Read Time 6 min
Apr 19, 2026
Apr 20, 2026
status
Published
type
Post
date
category
Manajemen
Data
tags
Journey
password
icon

Disclaimer!

Karena beberapa sumber menggunakan istilah yang berbeda. Hal yang mana sering disebut sebagai ‘debat terminologi’— di beberapa saat ketika saya bertanya kepada DeepSeek, hal itu tentunya membingungkan saya sebagai pemula. Jujur saja saya merasa frustasi dengan berbedanya istilah yang digunakan. Namun saya berusaha membuatnya sesederhana mungkin dengan: control flow → conditional statement.
 

📌 Topik Hari Ini

Hubungan dan analogi istilah

Konsep

Dalam Teori Ilmu Komputer:
  • Control Flow (Alur Kendali): Konsep luas (universal) yang mencakup semua mekanisme untuk mengatur urutan eksekusi program.
    • Termasuk:
      • Sequence (alur linear eksekusi berurutan)
      • Selection (conditional statements)
      • Iteration/looping (for, while)
      • Recursion
      • Concurrency
  • Conditional Statements: Subset dari control flow yang khusus menangani percabangan logika (if-else).
Dalam dokumentasi Python (resmi):
  • if-elif-else = Compound Statements (Pernyataan Majemuk).
  • for/while = Looping Statements.
  • Keduanya dikategorikan di bawah "Control Flow Tools".
  • Contoh Dokumen Resmi:

Analogi

Bayangkan seperti alur air:
  • if-else = Percabangan sungai (air memilih jalur).
  • for = Siklus air terjun (pengulangan terprediksi).
  • while = Air pasang-surut (berulang sampai kondisi terpenuhi).
 

Conditional statement (if, elif, else)

If Statement

  • If
    • Struktur paling dasar untuk mengeksekusi blok kod hanya jika kondisi bernilai True.
      Syntax dasar dari if adalah seperti ini:
      Contoh kode:
      Mekanisme di Balik Layar:
    • Python mengevaluasi ekspresi setelah if (nilai >= 80).
    • Jika hasil evaluasi True, blok kode di bawahnya dijalankan.
    • Jika False, blok kode dilewati.
    • Selain itu, penggunaan if juga bisa dilakukan untuk satu atau dua kondisi
Pada syntax di atas fungsi if digunakan untuk memeriksa kondisi nilai yang di masukkan. Dalam hal ini, fungsi if bekerja dengan:
  • Apakah nilai ≥ 90?
    • Jika kondisi ini benar, print(”A”) akan dieksekusi dan huruf “A” akan dicetak.
    • Jika kondisi ini salah, print(”A”) tidak akan dieksekusi
  • Apakah nilai lebih besar atau sama dengan dari 80 dan lebih kecil dari 90 di antara 80 dan 89?
    • Jika kondisi ini benar, print(”B”) akan dieksekusi dan huruf “B” akan dicetak.
    • Jika kondisi ini salah, print(”B”) tidak akan dieksekusi
  • Apakah nilai di antara 70 dan 79?
    • Jika kondisi ini benar, print(”C”) akan dieksekusi dan huruf “C” akan dicetak.
    • Jika kondisi ini salah, print(”C”) tidak akan dieksekusi
  • Apakah nilai kurang dari 70?
    • Jika kondisi ini benar, print(”D”) akan dieksekusi dan huruf “D” akan dicetak.
    • Jika kondisi ini salah, print(”D”) tidak akan dieksekusi
Dengan melihatnya kita mungkin dapat langsung menjawab bahwa nilai berada di antara 80 hingga 89, atau akan mencetak “B”. Namun bukan itu masalahnya. Di sini if berdiri sendiri dan penulisan fungsi if yang berulang empat kali (atau sebanyak if digunakan) akan mengecek setiap kondisi if dari atas ke bawah, terlepas dari kondisi sebelumnya benar atau salah dan nilai sudah ditemukan di awal.
 
Sekarang mungkin tidak ada masalah karena blok kode yang dijalankan terhitung sedikit, tetapi bagaimana jika baris nilai yang harus diperiksa adalah 200 atau lebih? Hal tersebut tentu saja merepotkan, bukan? Dan karena itu, fungsi else dan elif memulai perkenalannya.
 

Else Statement (Alternatif)

Menambahkan blok kode alternatif yang dijalankan jika kondisi if bernilai False. else tidak bisa berdiri sendiri, harus dipasangkan dengan if dan tidak ada kondisi yang ditulis setelah else.
Syntax dasarnya:
Contoh nyata:
 
Pada titik ini, jika kita menggunakan contoh sebelumnya dengan mengganti beberapa blok kode if, hasilnya akan jauh lebih efisien. Tetapi, tetap saja ada if lain yang akan selalu diperiksa walaupun jawabannya sudah diketahui, kalaupun kita ingin mempertahankan empat kategori penilaian. Di sinilah, peran elif dibutuhkan.
 

Elif Statement

Singkatan dari "else if". Digunakan untuk menangani multiple kondisi secara berurutan.
Syntax dasar:
Contoh nyatanya:
Atau juga bisa ditulis dengan:
keduanya pada dasarnya sama dan akan menghasilkan output yang juga sama. Bedanya ada di efisiensi penulisannya. Pada contoh pertama kondisi ditulis dengan menjabarkan nilai secara detail, lebih kecil dari apa dan lebih besar dari apa. Dalam hal itu, ketika kita menuliskannya dalam bentuk kedua, pada dasarnya kita menuliskan kode pertama tetapi hanya lebih singkat dan ringan dengan 1 operasi (≥) dari pada gabungan operasi (≥ dan <). Seperti ini, ketika pengecekan nilai ≥ 90 sudah false, otomatis nilai < 90. Jadi elif nilai ≥ 80 sama artinya dengan 80 ≤ nilai ≤ 90.
 

Level Teknis Lebih Dalam

  • Short-Circuit Evaluation
    • Jika kondisi sudah bisa ditentukan dari bagian awal, Python tidak melanjutkan evaluasi.
  • Nesting if (Bersarang)
    • if bisa berada di dalam if lain (tapi hindari lebih dari 3 level).
  • Ternary Operator (Pernyataan 1 Baris) adalah Bentuk ringkas dari if-else.

Iteration/Looping (for, while)

Adalah proses menjalankan blok kode secara berulang selama kondisi tertentu terpenuhi. Python menyediakan dua jenis perulangan utama, yaitu for loop dan while loop.

For Looping

Adalah perulangan yang digunakan untuk mengulang suatu proses yang urutannya (koleksi data) sudah diketahui.
Struktur dasar
  • Iterable adalah objek yang bisa di-iterasi karena berisi kumpulan item. Python memeriksa apakah suatu objek iterable dengan metode __iter__().
    • jenis-jenis iterable:
    • Sequence (Urutan Teratur)
      • List: [1, 2, 3]
      • Tuple: (1, 2, 3)
      • String: "abc" (setiap karakter dianggap item)
    • Non-Sequence (Tanpa Urutan)
      • Set: {1, 2, 3}
      • Dictionary: {"a": 1, "b": 2} (yang diiterasi adalah keysnya)
  • Item adalah satu elemen individual dalam suatu kumpulan data (iterable) yang mewakili saat iterasi.
    • Contoh Nyata:
    • Dalam list ["apel", "jeruk", "pisang"]:
      • "apel" = item 1
      • "jeruk" = item 2
      • "pisang" = item 3
      Analog Python:
Bayangkan Anda memiliki:
  • Sebuah kotak kelereng (ini iterable)
  • Setiap kelereng individual di dalamnya (ini item)
Saat Anda mengeluarkan kelereng satu per satu dari kotak, itulah yang disebut iterasi/looping.
 
Karakteristik Penting for:
  • Iterasi pasti: Berjalan untuk setiap item dalam urutan yang diketahui
  • Iterasi otomatis: Pindah ke item berikutnya secara otomatis
  • Tanpa penghitung manual: Tidak perlu mengelola indeks secara eksplisit
 
Iterasi dengan Range:
Iterasi Dictionary:
 

While Looping

Adalah perulangan yang terus berjalan selama kondisi bernilai True. Berbeda dengan for loop yang beriterasi pada sequence, while loop bergantung pada kondisi boolean.
Syntax dasar:
Contoh nyata:
While loop akan terus berjalan selamanya jika kondisi tidak pernah menjadi False.
Contoh Berbahaya:
Cara Menghentikannya adalah dengan menekan Ctrl + C di terminal atau restart kernel.
  • Validasi Input User
  • Menghitung Mundur
  • Pemrosesan Data
 
 

Kontrol Loop di Python

Digunakan untuk mengendalikan alur perulangan, Teknik ini mengatur eksekusi perulangan dengan presisi.
  • Break: Menghentikan loop secara paksa Fungsinya untuk menghentikan loop sepenuhnya meskipun kondisi masih True.
    • Contoh:
      Analogi: Seperti tombol darurat yang menghentikan mesin seketika.
       
  • Continue: Melompati Iterasi
    • Fungsi adalah untuk Melewati iterasi saat ini dan lanjut ke iterasi berikutnya.
      Contoh:
      Analog: Seperti melewatkan lagu yang tidak disukai dalam playlist.
       
  • Else pada Loop
    • Blok else pada loop akan dieksekusi hanya jika loop selesai secara normal (tidak dihentikan paksa oleh break).
    • Analogi Sederhana: Bayangkan Anda sedang mencari sebuah kunci di dalam tas:
      • Jika menemukan kunci (break), Anda langsung berhenti mencari.
      • Jika sudah mencari semua kantong (loop selesai) tapi tidak menemukan, Anda melakukan aksi alternatif (else).
      Contoh:
      Contoh Nyata:
      Contoh pada while Loop
      Terdapat Perbedaan Penting dalam penggunaan else pada looping:
      Scenario
      Perilaku else
      Loop selesai normal
      else dijalankan
      Loop dihentikan break
      else tidak dijalankan
      Loop error/exception
      else tidak dijalankan
      Contoh lain, mengenai pencarian data:
    • Kasus Khusus
      • Loop kosong: else tetap dijalankan
      • Ketika Anda mencoba iterable (koleksi data) yang diberikan ke loop for kosong, loop itu sendiri tidak akan pernah dieksekusi barang sekali pun. Artinya print(i) tidak pernah dijalankan dan loop selesai secara normal (tidak ada elemen untuk iterasi dan tidak ada break untuk dipicu), jadi blok else yang akan dieksekusi.
      • Nested loop: else hanya terkait dengan loop terdekat
        •  
    • Alternatif Tanpa else pada Loop (flag variabel)
      • Bayangkan Anda sedang bermain game treasure hunt:
      • Flag variable = Bendera kecil yang Anda angkat ketika menemukan harta karun
      • Tanpa bendera, Anda tidak tahu apakah harta sudah ditemukan atau belum
      • Contoh Nyata Flag Variable, Pencarian Data Tanpa else:
        Cara Kerja:
      • Mulai dengan asumsi found = False (belum ditemukan)
      • Jika ketemu, ubah found = True
      • Setelah loop, cek status found
      • Validasi Input User
         
  • Pass: Placeholder Kosong
Fungsinya adalah sebagai null operation—tidak melakukan apa-apa, hanya berfungsi sebagai placeholder untuk menjaga sintaks Python tetap valid.
Kapan digunakan?
  • Saat membutuhkan blok kode secara sintaksis tapi belum ingin menulis logika
  • Sebagai penanda untuk implementasi yang akan ditambahkan later
Contoh:
Bedakan:
  • continue: Lompat ke iterasi berikutnya
  • pass: Lanjut eksekusi seperti biasa
 
Perbedaan Utama: pass vs continue
Aspek
pass
continue
Efek pada loop
Tidak melakukan apa-apa
Langsung ke iterasi berikutnya
Gunakan ketika
Butuh placeholder sintaks
Ingin melewati iterasi tertentu
Eksekusi kode
Kode setelah pass tetap jalan
Kode setelah continue dilewati
Analog
Tempat duduk kosong
Lompati rintangan
Contoh Praktis Perbedaan
  • Kasus 1: Menggunakan pass
    • Kasus 2: Menggunakan continue
      •  

    📘 Ringkasan

    • Perbandingan kontrol loop:
      • Statement
        Pengaruh
        Contoh Use Case
        break
        Hentikan seluruh loop
        Keluar saat kondisi khusus terpenuhi
        continue
        Lewati 1 iterasi
        Skip data yang tidak valid
        else
        Eksekusi setelah loop normal
        Handle case "not found"
        pass
        Tidak lakukan apa-apa
        Template fungsi belum siap
         

    🔧 Tools Digunakan

    • Python
    • Notion
    • Chrome

    📈 Progress

    • Kode atau Proyek Mini: still editing

    📎 Resource

    • -

    🗣️ Refleksi

    上一篇
    Day 5 - 6 — Fungsi & Import Modul
    下一篇
    English

    Comments
    Loading...